Bantu Masyarakat Dalam Pengendalian Hama Tikus, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri Sumbang Pagupon Burung Hantu

Spread the love

Madiun ,BeritaRayaOnline,-Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat disekitar jalan tol, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) selaku Kelompok Usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang mengelola ruas tol Ngawi Kertosono bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Madiun mengadakan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) melalui pemberian bantuan berupa 20 pagupon burung hantu kepada kelompok tani yang berada di Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun pada hari Selasa (27/10).

Direktur Utama JNK, Arie Irianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam kondisi pandemi dan keterbatasan, JNK tetap berkomitmen dalam memberikan bantuan untuk masyarakat di sekitar jalan tol khususnya para petani agar hasil panen serta hasil produksi pertanian tetap dapat dipertahankan.

Penyerahan pagupon burung hantu diserahkan secara simbolis oleh Dirut JNK, Arie Irianto kepada Marjoko selaku perwakilan kelompok tani desa Kedungjati yang berlokasi di Km 607+200 jalur B dan disaksikan Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Sumanto, SP.MMA, Kapolsek Balerejo Iptu Sukarijanto, Penyuluh Pertanian serta masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani.

Bantuan pagupon ini diberikan kepada kelompok petani yang tersebar di desa Kedungjati, Warurejo, Babatan, Kuwu dan Tapelan. Masing-masing kelompok tani, mendapatkan bantuan 4 buah pagupon.

Pagupon merupakan kandang burung yang terbuat dari kayu jati yang kuat sehingga bisa tahan sampai 4 tahun, dipasang di atas tiang besi setinggi kurang lebih 6 meter dan ditempatkan disekitar area persawahan yang akan menjadi tempat tinggal burung hantu yang merupakan predator pemangsa efektif untuk mengendalikan hama tikus yang pada saat awal musim tanam padi ini merupakan musuh bagi para petani.

Upaya pengendalian hama tikus dengan pendekatan kearifan lokal diharapkan dapat mengurangi kerugian para petani akibat penurunan produksi hasil pertanian.

Selanjutnya dilakukan aksi gotong royong pembasmian hama tikus (gropyok tikus) menggunakan alat fogging (pengasapan) melibatkan +/- 100 orang petani beserta perangkat desa dan karyawan JNK.

PT JNK juga telah menyumbang beberapa alat fogging kepada petani. Dan untuk kegiatan kali ini perusahaan kembaliĀ  menyumbang 50 kg belerang dan isi tabung gas elpiji untuk keperluan Fogging.

Fogging dilakukan terhadap lubang-lubang tempat sarang tikus yang tersebar di sekitar area persawahan yang berbatasan dengan jalan tol (rumija).

PT JNK senantiasa berkomitmen dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun istansi terkait untuk secara berkesinambungan memberikan bantuan bagi pemberdayaan masyarakat di sekitar koridor jalan tol khususnya ruas Ngawi Kertosono. (*)

PRESS RELEASE
Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division
No. 051/2020
Tanggal 30 Oktober 2020

Editor : Lasman Simanjuntak

 

Tinggalkan Balasan