Peresmian GMAHK Kiwi : Gereja yang Dibangun dengan Doa, Keringat, dan Airmata

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Peresmian bangunan/gedung/kaabah/gereja GMAHK (Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh) Kiwi, Ciracas, Jakarta Timur,  berlangsung Minggu (9/12/2018).

Hadir pada kesempatan itu Ketua Konference DKI Jakarta & sekitarnya A.H.Marbun, Pdt.Binner Silalahi (Direktur SS/PP/Pelmas), Pdt.Samuel Simorangkir (Direktur Komunikasi), Pdt.M.Malau (Ketua Wilayah VI),Pdt.Tulus Siagian, anggota DPRD DKI Komisi 3 dari Fraksi PDI-Perjuangan, Ir.Manuara Siahaan, ketua RT 001/04, Ketua RW 04, Lurah Ciracas, Babinsa, dan tokoh masyarakat setempat.

Pdt.A.H.Marbun (Ketua Konference DKI Jakarta & sekitarnya) dalam kata sambutannya mengatakan Kaabah Tuhan (gereja) adalah tempat kita mengadu, bersyukur, menyanyi, dan berdoa.

“Di dalam gereja ini  tak yang mustahil.Beberapa tahun lalu saya pernah bertelut dan berdoa di gereja Kiwi ini untuk bisa memperoleh anak.Padahal dokter sudah vonis isteri saya tak akan bisa punya anak kalau tidak dioperasi.Jam dua dinihari kami pernah bertelut dan berdoa di gereja ini mohon dikaruniai anak perempuan.Isteri saya kemudian hamil, dan melahirkan seorang anak perempuan diberi nama Katrin yang artinya murni diminta dari Tuhan.Kemudian kami berdoa lagi jam dua dinihari  minta kepada Tuhan seorang anak laki-laki, dan dikabulkan Tuhan seorang anak lelaki diberi nama Samuel Marbun,” cerita Pdt.AH.Marbun yang pernah dua tahun jadi Gembala Jemaat di GMAHK Kiwi, seraya menambahkan kalau punya masalah datang saja ke gereja untuk berdoa dan minta berkat.

“Lihat saja proses perjalanan pembangunan GMAHK Kiwi dari modal awal kurang lebih Rp 100 juta, dikumpulkan dalam waktu lima tahun.Semua panitia pembangunan bersatu.Angkat tangan, dan Tuhan turun tangan.Jangan andalkan harta kita,  dan diri kita.Namun, tetap andalkan Tuhan.Senantiasa andalkan Tuhan, akan menjadi orang yang pintar, dan berakal budi,” katanya seraya mengutip Firman Tuhan dalam Amsal 25:25 dan Filipi 1:27.

“Gereja ini dibangun karena Injil.Dan, jadikanlah gereja ini sebagai pintu gerbang Surga, sehingga banyak orang yang diselamatkan,” katanya lagi.(

Pergumulan Panjang

Pembangunan gereja Kiwi dua setengah lantai  bermula dari modal dasar Rp 94 juta (selama lima tahun dikumpulkan ) .Padahal pembangunan gereja sebesar Rp 1,2 miliar.Namun, setelah melalui pergumulan yang panjang melalui doa, keringat, dan airmata! Selain  itu dengan membangun kesatuan dan persatuan dalam Kristus sesama jemaat ini.Akhirnya gereja Kiwi bisa selesai dibangun.

“Kami mulai dengan pembangunan iman, baru setelah itu pembangunan fisik.Walaupun dalam proses perjalanannya selalu ada perbedaan baik di majelis, jemaat, maupun rumah tangga.Puji Tuhan, semuanya bisa diselesaikan dengan kasih karunia Tuhan,” ujar  Nortje Kris Tauran, Ketua Pembangunan GMAHK Kiwi, Ciracas, Jakarta Timur.

Sementara itu Anggota DPRD DKI Komisi 3 dari Fraksi PDI-P Ir.Manuara Siahaan, dalam kata sambutannya mengajak jemaat untuk membangun silaturahmi yang baik sesama anal bangsa.”Kita diutus jadi berkat untuk bangsa ini.Semua gereja, termasuk gereja advent telah saya kunjungi,” ucap Siahaan (anggota Gereja HKBP) yang saat itu menyumbang langsung Rp 20 juta.(Bro-2)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan