Utamakan Keamanan Pangan Para Atlet Asian Games 2018

Palembang, BeritaRayaOnline,-Ruang makan atau dining hall Wisma Atlet di Komplek Jakabaring Sport Center menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, mengawali kegiatan akhir pekannya di kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu pagi (25/8/2018).

Perhatian besar Menkes Nila Moeloek terhadap keamanan pangan para atlet menjadikan bangunan beratap putih berukuran 50x-50 meter menjadi hal pertama yang ingin ia tinjau sesampainya di sana.

Menkes tiba di dining hall pada pukul 08.27 WIB. Sesampainya di lokasi tersebut, Menkes langsung mengecek sarana cuci tangan dan memastikan hand sanitizer berada di semua sudut area tersebut.

Menkes lalu menyebrangi area dining hall dan sempat menyapa beberapa atlet yang berasal dari negara China Taipei yang baru saja menyelesaikan sarapan pagi mereka.

Selanjutnya Menkes, berkesempatan untuk melihat langsung proses produksi makanan di area dapur hingga penyajian di food station.

Terdapat tujuh food station yang ada di area makan Wisma Atlet Jakabaring Sport Center Palembang, yakni menu makanan yang berasal dari Indonesian, South Asia, East Asia, South East Asia, West Asia, Central Asia, dan Middle East. Variasi menu tersebut disediakan bagi para atlet agar tidak bosan dengan makanan yang disediakan. Selain itu disediakan pula salad, macam-maca buah-buahan, juga kudapan kue-kue khas tradisional Indonesia.

Manager Food Safety Cluster IV Area Palembang, dr. Monica Kurniawan, menerangkan bahwa dinning hall buka selama 20 jam setiap harinya.

Breakfast biasa dibuka pukul 05.00 s.d 10.00 WIB, setelah itu persiapan untuk lunch, kemudian persiapan untuk dinner mulai pukul 17.00 WIB. Tapi terkadang ada juga kondisi tertentu yang membutuhkan kita harus buka hingga lebih malam”, terang dr. Monica.

Terkait keamanan pangan, food safety team di bawah koordinasi dengan INASGOC berjumlah sebanyak 40 orang.

Diutarakan pula oleh Monika bahwa untuk pemeriksaan keamanan pangan merupakan kerjasama lintas sektor mulai dari Dinkes Provinsi Sumatera Selatan, hingga Dinas Kesehatan, Balai Teknik Kesehatan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pencegahan Penyakit (BTKL-PP), RSUP Dr. Mohammad Hoesin, serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di kota Palembang.

“Mereka melakukan kegiatan inspeksi dan pengujian sample makanan, seperti rapid test dilakukan sebanyak tiga kali setiap harinya. Satu jam sebelum disajikan diperiksa dahulu”, tandasnya.

Demikian keterangan pers yang disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan, drg. Widyawati, MKM, di Jakarta, Senin (27/8/2018). (Bro-3)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan