Renungan Hari Ini : Kritik dan Akibatnya

Renungan Hari Ini :

KRITIK DAN AKIBATNYA

Syalom, pada kebaktian mezbah malam keluarga di Pamulang, Kamis malam (16/8/2018), kami membahas Buku “Nasihat Bagi Sidang ” Pasal 42 pada halaman 333-341 berjudul “Kritik dan Akibatnya”.

Awal tulisan Hamba Tuhan Elln.G.White berkata,” orang-orang kristen harus berhati-hati dengan PERKATAAN mereka.Jangan sekali-kali mereka menyampaikan berita yang tidak menyenangkan dari salah seorang sahabat mereka kepada yang lain, terutama jika mereka menyadari kurang persatuan di antara mereka.Kerugian apa yang diderita oleh SIDANG KRISTUS dari perkara-perkara ini.PRILAKU anggota-anggotanya yang tidak tetap dan tidak diawasi telah menjadikan SIDANG ini LEMAH seperti air.Percakapan itu seharusnya tentang PERKARA-PERKARA ROHANI dan ILAHI.Tetapi jika jam-jam itu digunakan dalam perbuatan yang sembrono dan percakapan yang sia-sia, dan waktu yang berharga itu digunakan DALAM MERUSAKKAN KEHIDUPAN DAN TABIAT ORANG LAIN, maka hubungan persaudaraan itu akan terbukti menjadi sumber kejahatan, dan pengaruhnya akan menjadi suatu BAU MAUT menuju MATI.”

I)PIKIRAN YANG BAIK TENTANG SEMUA ORANG.

Dengan ayat inti dikutip dari Mazmur 15:1-3.

1) Kita harus memikirkan yang baik tentang semua orang, terutama saudara-saudara kita sampai dipaksa berfikir dengan cara lain.Jangan hendaknya kita lekas-lekas mempercayai LAPORAN YANG BURUK.

2) Bila seorang saudara tersesat, itulah waktunya menunjukkan perhatian sesungguhnya kepadanya.Pergilah kepadanya dengan RAMAH TAMAH, BERDOALAH dengan dia, dan untuk dia, seraya mengingat harga yang tak terkira besarnya yang telah dibayar oleh Kristus untuk penebusannya.

Dengan jalan ini engkau dapat MENYELAMATKAN satu jiwa dari kematian, dan menundungi banyak dosa.(cara menegur orang baca Matius 18:15-17-red).

3) Ada orang yang menunjukkan BERBAGAI KESALAHAN dan KEGAGALAN ORANG LAIN agar dapat mengalihkan perhatian dari diri mereka sendiri, atau agar dapat mendapat KEHORMATAN untuk SEMANGAT MEREKA YANG BERAPI-API bagi Allah dan sidang-Nya.

Waktu yang digunakan dalam MENGKRITIK motif dan pekerjaan hamba-hamba Kristus , alangkah baiknya digunakan untuk BERDOA.Sering kalau orang-orang yang mencari-cari kesalahan mengetahui benar-benar tentang orang-orang yang mereka salahkan.

Alangkah baiknya gantinya MENGKRITIK dan MEMPERSALAHKAN ORANG LAIN, setiap orang mau berkata, saya harus mengusahakan keselamatan saya sendiri.Kalau saya bekerjasama dengan Dia yang ingin menyelamatkan jiwa saya, wajiblah saya mengawasi diri saya dengan rajin.Saya harus menjauhkan setiap kejahatan dari kehidupan saya.Saya harus menjadi SEORANG YANG BARU DI DALAM KRISTUS (baca Efesus 4:17-32, Kolose 3:5-17, Galatia 5:22-23, dan Yeh 36:26)

II) ORANG YANG IRI HATI TIDAK MELIHAT KEBAIKAN ORANG LAIN.

1)Saudaraku , kalau engkau membuka hatimu terhadap IRI HATI, dan sangkaan jahat.Roh suci tidak dapat tinggal dalam hatimu.Selubungilah dirimu dengan suasana yang menguatkan kehidupan kerohanianmu.Peliharalah iman, pengharapan, keberanian, dan kasih.Biarlah damai Allah memerintah dalam hatimu.

2) IRI HATI bukan saja perangai yang DEGIL, melainkan suatu perangai yang KACAU.Hal itu berasal dari SETAN.Orang yang IRI HATI menutup matanya terhadap sifat baik dan perbuatan yang luhur di pihak orang lain.Ia selamanya MEREMEHKAN dan salah menggambarkan hal yang istimewa.Orang yang IRI HATI MENYEBARKAN RACUN kemana saja ia pergi, merenggangkan persahabatan, dan mengobarkan kebencian dan pemberontakan terhadap Allah dan manusia.

3) SETAN SANGAT GEMBIRA , bila ia dapat MEMFITNAH atau MELUKAI seorang pengikut Kristus.

4) Orang kristen sejati tidak akan bergembira membeberkan kesalahan dan kekurangan orang lain.Mereka akan menjauhkan diri dari kejahatan dan kejelekan agar dapat menetapkan pikiran pada perkara yang menarik dan manis.

BAGI ORANG KRISTEN SETIAP PERBUATAN MENCARI-CARI KESALAHAN, SETIAP PERKATAAN KECAMAN DAN MEMPERSALAHKAN SANGATLAH PEDIH RASANYA.SEBAB ITU KRISTUS DIREMEHKAN DAN DIPERLAKUKAN TIDAK BAIK OLEH MEREKA YANG MEMFITNAH HAMBA-HAMBA-NYA.NAMA HAMBA-HAMBA ALLAH YANG TERPILIH TELAH DIPERLAKUKAN TANPA HORMAT, DAN DALAM BEBERAPA HAL DENGAN PENGHINAAN MUTLAK OLEH ORANG-ORANG TERTENTU YANG SEBENARNYA WAJIB MENYONGKONG MEREKA.

5)Banyak orang GEMAR SEKALI MEMPERCAKAPKAN dan memikirkan cacat, baik secara nyata atau yang di angan-angan, di pihak orang-orang yang memikul tanggungjawab yang berat dalam lembaga-lembaga pekerjaan Tuhan.Tetapi para PEMFITNAH yang degil hendak memperhatikan segi-segi yang tidak menyenangkan dari pekerjaan itu, sebagaimana lumut melekat pada batu karang yang kasar.Kerohanian orang ini TETAP KERDIL, karena terus menerus MEMIKIRKAN KEGAGALAN DAN KESALAHAN ORANG LAIN.Mereka tidak sanggup melihat perbuatan yang baik dan mulia.

6) Mereka tidak memelihara kasih yang seharusnya menjadi ciri kehidupan kristen.Mereka sedang merosot setiap hari dan sedang menjadi lebih sempit dalam prasangka dan pandangan mereka.Sifat PICIK adalah unsur mereka, dan suasana yang meliputi mereka meracuni damai dan kebahagiaan.

7)JANGAN MENGKRITIK MEREKA YANG MENANGGUNG BEBAN TANGGUNGJAWAB.JANGAN HENDAKNYA PERCAKAPAN DI RUMAH TANGGAMU DIRACUNI DENGAN KRITIK TERHADAP PENGERJA TUHAN.Orang tua yang memanjakan ROH SUKA KRITIK ini tidak membawa dihadapan anak-anak mereka suatu yang akan menjadikan mereka bijaksana kepada keselamatan.Perkataan mereka cenderung menggoyahkan iman, dan keyakinan buka saja di pihak anak-anak, tetapi juga orang yang lebih tua.

III) KRITIK TERHADAP DIRI SENDIRI YANG BERMANFAAT.

1)Tuhan sedang menguji umat-Nya.Engkau boleh bersifat KERAS DAN KRITIS TERHADAP DIRIMU SENDIRI YANG BERCACAT ITU SEKEHENDAK HATIMU.Tetaplah berlaku manis budi, berbelas kasihan, dan hormat terhadap orang lain.

2)Kita dikelilingi banyak pencobaan, tetapi ada kemenangan bagi kita kalau kita “berperang” dengan berani dalam pertempuran Tuhan.Semua orang dalam bahaya, tetapi kalau engkau berjalan dengan RENDAH HATI dan SELALU BERDOA, engkau akan keluar dari proses ujian dalam keadaan yang lebih indah daripada emas yang halus, malah lebih indah daripada emas tua dari Ofir.Kalau SEMBRONO dan TAK BERDOA, engkau akan menjadi seperti gong yang berbunyi atau genta yang gemerincing.

Tuhan memberkati.

Pamulang, Kamis/16/8/2018
Pukul 23.00 WIB

Lasman Simanjuntak/Ketua Jemaat GMAHK Jatinegara

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan