Penyusunan ITMP Danau Toba Dorong Pengembangan Kawasan Pariwisata

 

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR menggelar Kick Off Meeting  penyusunan Integrated Tourism Masterplan Plan (ITMP) untuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba di Medan, Senin lalu (23/07/2018).

Dengan digelarnya kick off  tersebut, menurut Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis, BPIW, Kuswardono, maka penyusunan ITMP Danau Toba mulai dilakukan. Ditargetkan penyusunan rencana induk pariwisata terpadu itu dapat diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun.

Kuswardono berharap dengan penyusunan ITMP ini, dapat dihasilkan output berupa rencana tindak (action plan) yang konkrit, dalam mengembangkan pariwisata dan infrastruktur di kawasan wisata Danau Toba.

“ITMP diharapkan dapat menjawab aspek sinergitas antar stakeholders terutama antar pemerintahan maupun sinergitas terkait pembiayaan dan pengembangan infrastruktur di kawasan tersebut,” ungkapnya.

BPIW sebagai unit organisasi dengan fungsi perencanaan di lingkungan Kementerian PUPR, menurut Kuswardono, turut berperan dalam menjawab target dan tantangan pengembangan sektor pariwisata terutama yang menjadi prioritas nasional, salah satunya adalah Danau Toba.

Penyusunan ITMP mendapat bantuan dari Bank Dunia dalam mendukung program pengembangan pariwisata nasional. Selain Danau Toba menurut Kuswarnono juga disusun ITMP kawasan pariwisata di Lombok dan Borobudur.

Perwakilan Bank Dunia yang terlibat dalam penyusunan ITMP ini, Evi Hermirasari berharap ITMP Danau Toba dapat menjadi wadah kolaborasi dan acuan bersama terkait pengembangan kawasan pariwisata di kawasan tersebut.

“ITMP diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur pendukung kawasan pariwisata, memperkuat partisipasi lokal dalam sektor ekonomi pariwisata, dan dapat memacu iklim investasi sektor pariwisata,” tutur Evi.

I Dewa Gde dari Direktorat Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Kementerian PPN/Bappenas saat kick off  tersebut menyatakan bahwa pembangunan sektor pariwisata diharapkan dapat mencapai beberapa target yang dirumuskan dalam Rencana Kegiatan Pemerintah (RKP) tahun 2019. Hal ini membutuhkan sinergi dan komitmen antar semua pemangku kepentingan yang tertuang dalam suatu dokumen perencanaan terintegrasi.

“Pembangunan pariwisata dalam prioritas ketiga RKP diharapkan dapat mencapai tingkat kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional yang dapat mencapai 5,5 persen serta dapat mencapai target devisa sebesar Rp 175 hingga 185 triliun. Target ini cukup berat, perlu sinergitas antar semua stakeholders,” imbuhnya.

Dikatakannya juga, bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi yakni kurang lebih 16,7 persen. Pertumbuhan kunjungan wisman ini juga diikuti dengan bertambahnya length of stay atau lamanya waktu tinggal dari wisman tersebut. “Hal ini diharapkan menjadi momentum dan prospek pengembangan pariwisata nasional kedepan,” ungkap I Dewa Gde.

Dalam diskusi pada kegiatan kick off ini memunculkan beberapa sudut pandang terutama dari Pemerintah Daerah di Sumatera Utara dan Badan Otorita Danau Toba seperti adanya pernyataan bahwa penyusunan ITMP merupakan langkah progresif pemerintah pusat bersama Bank Dunia yang patut diapresiasi dan didukung bersama. Meskipun demikian Pemerintah Daerah dan Badan Otorita berharap ITMP disusun melalui pengembangan inovasi-inovasi baru serta memiliki target yang jelas.

“Bank Dunia tentu telah memiliki pengalaman yang cukup baik terkait pengembangan pariwisata, untuk itu penyusunan ITMP diharapkan dapat memunculkan inovasi-inovasi baru yang dihasilkan dari review beberapa masterplan pariwisata yang pernah disusun, baik success maupun unsuccess story-nya,” ucap Kepala Badan Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo. Selain itu Arie berharap ITMP dapat bersifat holistik dan memiliki target-target yang terukur sehingga dapat dilaksanakan dengan efektif ketika menjadi acuan bagi pemerintah daerah. (**/website pupr/infobpiw)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan