Pdt.Mamerto M.Guingguing II : Pemeliharaan dan Perawatan Jemaat Sangat Penting !

Jakarta, BeritaRayaOnline,-“Kembangkan terus care group atau kelompok peduli di gereja saudara.Dan, bila ada anggota yang baru dibaptis, masukkan ke dalam care group,” demikian pesan Pdt.Mamerto M.Guingguing II, Direktur Komunikasi Divisi Asia Pasifik Selatan pada acara penutupan Sabat Gabungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Wilayah VII dan Seminar NDR/IEL berlangsung di Gedung Pertemuan Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia (UKI), Cawang, Jakarta Timur, Sabat (Sabtu/1/9/2018).

Bertemakan”Kesetiaan Terhadap Firman-Nya” dan Sub Tema “Sejajar Dengan Tuhan, Terhubung, dan Berubah”, Pdt.Mamerto M.Guingguing (berasal dari Manila, Filipina-red) selama dua hari berturut-turut (Jumat malam, 31 Agustus s/d  1 September 2018) tiga kali mengadakan seminar NDR mulai dari Kebaktian “Vesper” di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Cawang, Jakarta Timur, yang antara lain menyatakan 1)setiap anggota jemaat adalah seorang misionaris, 2)Allah bekerja, dan kita pun harus bekerja, 3)melalui program NDR/IEL, ada 6 cara metode Kristus, serta 4)hanya metode Kristus yang akan menjangkau orang lain, bukan dengan cara kita, tetapi dengan cara metode Kristus.

Care group atau kelompok peduli.Apakah saudara telah membuka care group?” tanya Pdt.Mamerto kepada jemaat yang menghadiri Kebaktian “Vesper”, Jumat malam (malam Sabat, 31/8/2018) di GMAHK Cawang.”Wah, sedikit yang yang punya care group.di Manila,  Filipina, care group kami sangat ‘berkuasa’, bisa membaptiskan orang-orang elite seperti pebisnis terkenal dan arsitektur terkenal.Mengutip buku Roh Nubuat Ellen G.White mengatakan care group adalah suatu program yang ‘diurapi’ oleh Surga.Sangat penting memiliki sebuah care group, libatkan semua anggota jemaat dalam care group,” ujarnya dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan langsung oleh Pdt.Leroy Pakpahan , Gembala Jemaat GMAHK Cililitan.

Sementara itu pada seminar kedua, Sabat pagi (1/9/2018), Pdt.Mamerto menyampaikan judul From Holy Word To Hollywood, The Importance Of Storyin Evangelishm, antara lain mengatakan bahwa pemeliharaan  dan perawatan jemaat itu sangat penting.”Bagaimana menjangkau dunia melalui kelompok peduli atau care group,” selanya.

Cara menginjil yang baik, menurutnya, adalah bagaimana menceritakan kehidupan atau kesaksian kita. Pdt.Mamerto sempat memberikan cerita atau kesaksian tentang seseorang bernama Tina, yang sempat beliau “Injili” ketika Tina masih kanak-kanak.

“Lima belas tahun kemudian secara tak sengaja Tuhan mempertemukan kembali saya dengan Tina di dalam sebuah pesawat ketika saya sedang mengadakan perjalanan.Tina (pramugari-red) masih ingat kepada saya.Kami lalu ngobrol bersama dalam pesawat.Setelah pertemuan itu ,Tina menghubungi saya untuk minta dibaptis sebagai anggota gereja advent, bahkan Tiba bertemu dengan Randel (pengacara-red).Saya sendiri yang memberkati perkawinan mereka, hingga sekarang telah memiliki seorang anak,” ceritanya.

Cara menginjil yang baik adalah bagaimana menceritakan kehidupan kita kepada orang lain.Dan, waktu kita bercerita, orang lain mendengar.”Misalnya, lima tahun sebelum papa meninggal, saya tak sengaja masuk kamar papa, dan bercerita, apakah papa mau masuk Surga.Akhirnya, puji Tuhan, papa bisa saya baptiskan ketika saya sudah menjadi seorang pendeta,”kilahnya.

Pdt.Mamerto pada kesempatan itu juga mengatakan, setiap cerita di Alkitab, selalu ada konflik.Tak ada cerita di Alkitab tanpa konflik.Tanpa konflik, akan membosankan.Konflik adalah bagian dari kehidupan kita.Allah izinkan konflik berada di dalam kehidupan kita.Dalam 2 Timotius 4: 7-8, Rasul Paulus bicara tentang sebuah konflik.Jangan takut pada konflik.

“Ini juga cerita dari saya mengenai sebuah keluarga, yakni sepasang suami dan isteri yang selalu mengalami konflik keluarga, sering bertengkar dan berantem.Padahal mereka adalah orang kaya raya, pebisnis yang memiliki tiga SPBU dan supplier untuk Mc.Donald di Kota Manila.Kami ajak mereka di dalam sebuah care group.Saya doakan,mereka berdamai dan rukun kembali, lalu minta dibaptiskan,” ujarnya.

Sebelum menutup seminar keduanya, Pdt.Mamerto M Guingguing II, memaparkan juga tentang CHIL yaitu C= Christ=pikiran terpusat kepada Kristus, H=Holly Spirit=emosi yang dikendalikan oleh Roh Kudus, I=Inspired=Firman Tuhan/Alkitab sebagai penuntun, dan Learn= belajar untuk berdoa.

Menghubungkan Kristus Dalam Semua Sudut

Dalam Kebaktian Khotbah pada Sabat jelang siang (1/9/2018), Pdt.Mamerto M.Guingguing II didampingi penterjemah Pdt.R.W.Sagala.Bacaan Alkitab bersahutan oleh Pdt.H.Tielung.Doa Syafaat Pdt.K.Sagala.Bacaan Persembahan dan Doa Pdt.Palmen Sinaga.Ayat Inti oleh F Butar-Butar.Perkenalan pembicara oleh Jefta Manoppo.Persembahan lagu pujian oleh Kyrie Eleison (KE) dari GMAHK Jatinegara, dan nyanyian pujian oleh BWA Choir GMAHK Wilayah VII.

Pdt.Mamerto membuka khotbahnya dengan 3 C yaitu C=Creation=penciptaan, C=Cricifition=penyaliban, dan C=Coming Again=kedatangan Yesus yang kedua kali.”Kristus adalah aktor utama.Kita harus dilepaskan dari kutuk dosa melalui salib.Dengan adanya pemulihan, maka kita punya suatu tugas pekerjaan yakni menghubungkan Kristus dalam semua sudut.Ada conect.IEC adalah penginjilan gaya hidup yang terintegrasi, sedangkan create adalah ciptakan suatu hubungan melalui kelompok peduli atau care group,” katanya.

“Ceritakan kepada semua orang bahwa Tuhan itu baik.Ceritakan kepada semua orang tentang Allah, sehingga orang itu mau bertobat,” pesannya.

Pdt.Mamerto kemudian memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Maha Baik! Pendeta yang pernah melakukan pelayanan di Korea Selatan, Hongkong, Kuching Malaysia, Brazilia, bahkan sampai ke Amerika Serikat ini mengaku menderita penyakit ‘sulit tidur’.”Kalau mau tidur saya harus memakai sebuah alat mesin pembantu, karena pada saat tidur nafas di tenggorokan seperti terputus, tak bisa nafas.Harga mesin ini sangat mahal di Filipina, mencapai ratusan juta rupiah.Namun, Tuhan itu sangat baik.Berkat bantuan sesama di Amerika Serikat, saya bisa mendapatkan alat mesin ini dengan gratis, walaupun pemakai mesin ini sudah meninggal he..he…,” tawanya lepas.

Kesaksian lainnya adalah bagaimana Pdt.Mamerto ketika memperoleh sebuah komputer lap top, LCD, mobil Toyota, dan dalam usia 30 tahun telah menduduki sebuah jabatan di setingkat konference di Kota Manila.”Semua bisa terjadi karena kebaikan Tuhan. Tak ada yang mustahil di hadapan Tuhan.Oleh karena itu ceritakanlah kepada semua orang tentang Allah dan kebaikan-Nya, sehingga banyak orang bertobat dan memperoleh keselamatan melalui Yesus Kristus,” pungkasnya.(Bro-2)

Editor : Lasman Simanjuntak

 

 

 

 

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan