Menko PMK: Penyaluran Rastra dan BPNT Bulan ke-13 Sulit Dilakukan

 

 

 

 

 

Jakarta ,BeritaRayaOnline,- Menko PMK Puan Maharani, menyebutkan  bahwa penambahan satu bulan rastra (juga harus mencakup penambahan 1 bulan BPNT) tahun 2017 sangat sukar dilaksanakan karena sudah mendekati akhir tahun.

Selain sudah mendekati akhir tahun, juga mempertimbangkan kesediaan anggaran yang dimiliki.

“Rastra ke-13 dan 14 memang sudah pernah kita lakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun pada saat itu dilakukan untuk mengatasi dampak el nino agar tidak mengganggu keseimbangan pangan. Untuk saat ini apabila mempertimbangkan kesediaan anggaran yang dimiliki dan kondisi ketahanan pangan yang cukup kondusif, sepertinya pendistribusian Rastra ke 13 tidak terlalu diperlukan,”  kata Puan dalam rapat koordinasi membahas usulan beras sejahtera (Rastra) bulan ke-13 di Gedung Ali Wardhana Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, ini juga dihadiri oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, perwakilan dari Kementerian dan Lembaga terkait seperti Bulog, Kemensos, dan lainnya.

Puan menjelaskan, pada 2017 bantuan pangan terdiri dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 1,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dan Subsidi Rastra sebanyak 14,2 juta KPM.

Menurutnya, Rastra merupakan bagian tidak terpisahkan dalam stabilisasi pangan (sebagai bagian hilir dari pengamanan HPP di tingkat petani), menyediakan beras bersubdisi dan dekat dengan masyarakat berpendatan rendah; serta menjaga garis kemiskinan.

Diungkapkan pula, ata-rata realisasi penyaluran rastra di atas 98% dari pagu yang ditetapkan, misalnya pada tahun 2017 ini Bulog telah berhasil menyalurkan sebesar 98,45% dari pagu Rastra 2017.

Pada tahun 2015, distribusi rastra ke-13 dilakukan pada bulan September dan distribusi rastra ke-14 dilakukan bulan November.

Sementara untuk tahun 2017, Puan menyebutkan  bahwa penambahan satu bulan rastra juga harus mencakup penambahan 1 bulan BPNT yang pada saat ini menurutnya sangat sukar dilaksanakan karena sudah mendekati akhir tahun.

Di akhir rakor, seluruh peserta yang hadir juga menyepakati bahwa untuk tahun 2017, pendistribusian rastra ke-13 dan 14 memang dirasa tidak diperlukan dengan mempertimbangkan beberapa hal yang dikemukakan di dalam rakor.(***)

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan