Menkes Nila Moeloek Tinjau Medical Center dan Medical Station di Jakabaring

Palembang, BeritaRayaOnline,-Usai berkunjung ke dining area Wisma Atlet, gedung Medical Center di Jakabaring Sport Center Palembang menjadi destinasi kunjungan kedua Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, Sabtu pagi (25/8/2018).

Menkes RI Nila Moeloek langsung melihat ruang triase Poliklinik yang berada di lantai satu gedung medical center tersebut. Terlihat tiga orang dokter umum tengah berjaga saat Menkes Nila tiba di sana. Di ruang triase, pasien akan dipilah berdasarkan kondisi dan tingkat keparahan yang dialami pasien, untuk mendapatkan rekomendasi tindakan atau perawatan medis yang tepat.

Selanjutnya, Menkes meninjau ruang penyimpanan obat-obatan dan menanyakan bagaimana kondisi ketersediaannya.

“Bagaimana obat-obatan, apakah cukup?”, tanya Menkes.

Kepala Poliklinik di Medical Center Jakabaring Sport Center, dr. Irfanuddin, menyatakan bahwa ketersediaan atau stock obat-obatan masih cukup. Ditambahkan pula bahwa obat-obatan untuk pertolongan pertama saat kedaruratan pun masih lengkap.

Terkait angka kunjungan, Koordinator Tim Medis Cluster IV Palembang, dr. Dedy Zulkarnain, Sp.KO menyatakan bahwa dalam seminggu penyelenggaraan Asian Games, tiga per empat kunjungan pelayanan kesehatan di medical center didominasi oleh non atlet (549 kunjungan) dibandingkan atlet (165 kunjungan).

“Kunjungan tersebut bukan angka jumlah kasus, karena tidak semua membutuhkan pengobatan. Di ruang triase, kita akan melihat. Ada keluhan yang cukup dipijat atau fisioterapi saja”, terang dr. Dedy.

Menkes lalu melihat fasilitas layanan fisioterapi, massage dan whirlpool yang juga ada di Medical Center tersebut. Pada kesempatan tersebut, Menkes mencoba beberapa teknik pijat (massage) sederhana, serta diperkenalkan dengan senam peregangan unik yang bisa dilakukan di area terbatas dengan memanfaatkan dinding sebagai alat bantu sehingga disebut “senam cicak”.

Selanjutnya, Menkes berangkat menggunakan mobil golf ramah lingkungan untuk meninjau pos kesehatan (medical station) di venue yang pada saat tersebut sedang berlangsung pertandingan, yakni Bowling dan Bola Voli Pantai. Setiap venue

pertandingan punya satu medical station dengan dokter yang terlatih kedaruratan saat olah raga (sport injury). Menkes juga berkesempatan untuk bertemu dengan masing-masing dokter yang tengah berjaga di dua pos kesehatan tersebut.

 

Demikian keterangan pers yang disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, drg. Widyawati, MKM,di Jakarta, Minggu (26/8/2018).(Bro-2))

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan