Melalui Kampung KB, Kemenko PMK Ingin Kesadaran Perempuan Indonesia Terbangun

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus berupaya agar kesadaran perempuan di Indonesia terbangun terkait pentingnya kontrasepsi dan kesehatan reproduksi. “Harus diakui masih banyak ibu melahirkan yang lebih daru dua anak,” ucap Deputi bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK, Sigit Priohutomo.

Berdasarkan laporan Family Planning 2020 yang baru saja diterbitkan pada 5 Desember menyebutkan, penggunaan kontrasepsi modern di negara-negara mulai Juli 2016-Juli 2017 itu telah berhasil mencegah 84 juta kehamilan yang tidak diinginkan, 26 juta aborsi yang tidak aman, dan 125.000 kematian maternal.

Dari sini Sigit meyakini bahwa keberadaan Kampung KB menjadi sangat penting. Karena “Kampung KB” selain ditujukan untuk mengontrol angka kelahiran ia juga memiliki sasaran pendudukan miskin, daerah perkotaan padat penduduk, desa nelayan, daerah kumuh dan daerah tertinggal lainnya.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa Kampung KB merupakan program BKKBN, yang berada dibawah koordinasi Kemenko PMK. Kampung KB, kata Sigit, merupakan wilayah setingkat desa untuk melaksanakan program kependudukan keluarga bencana dan juga pembangunan keluarga. “Program-program Kampung KB lintas sektor diantaranya dengan pembangunan kualitas masyarakat dalam kesehatan, pendidikan, Agama, ekonomi, dan sosial budaya,” Sigit menjelaskan.

Sigit mengatakan, banyak hal yang akan dilakukan melalui Kampung KB. Diantaranya terkait peningkatan air bersih dan sanitasi, penyuluhan penyakit menular dan tidak menular, gemar makan buah dan sayur, peningkatan akses pendidikan terhadap sarana dan prasarana pendidikan, dan pengurangan kesenjangan ekonomi dalam mengurangi kemiskinan.  “Disitu juga akan dibangun akses pendidikan karakter yang sesuai dan berakhlak mulia dikeluarga maupun masyarakat,” terang Sigit.

Sigit mengharapkan Kampung KB akan membuat Program KB bergema kembali dan dapat menjangkau masyarakat, terutama yang berada di desa-desa, dusun-dusun, dan kampung-kampung di seluruh Indonesia. Hingga September 2017, sebanyak 1.200 kampung KB telah terbangun di seluruh kota dan kabupaten di Indonesia.”Kedepan saya berharap Kampung KB bisa mencapai target 5.500 Kampung KB diseluruh Indonesia,” kata Sigit.(***)

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan