Kemenko PMK : Kerjasama Indonesia-Tiongkok Ciptakan Peluang Besar

 

 

 

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Indonesia kembali menjadi tuan rumah dari Pertemuan Tingkat Tinggi Ke-3 di bidang Hubungan Antarmasyarakat Indonesia dan Tiongkok pada 28-29 November 2017, di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Pertemuan tersebut sangat diapresiasi oleh jajaran Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

“Melalui pertemuan ini kami yakin bisa menciptakan peluang baru dalam upaya pengembangan dan memperkaya kerjasama bilateral antara RI dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT),” ucap Sekretaris Kementerian Kemenko PMK, Satya Sananugraha.

Sebelumnya, Kemenko PMK telah mendampingin agenda pertama kunjungan Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Liu Yandon, beserta beberapa menteri RRT dalam pertunjukan kesenian budaya antara Indonesia dan China, Sabtu (25/11) lalu. “Dalam pertunjukan tersebut kita saling mengenalkan kesenian pada masing-masing masyarakat Indonesia dan Tiongkok bahwa kedua negara memiliki beragam kearifan lokal,” tutur Satya.

Satya menuturkan, Pertemuan Tingkat Tinggi di Bidang Hubungan Antarmasyarakat Indonesia dan China ini berawal dari Kunjungan Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo ke RRT pada 25-28 Maret 2015.  Pada kunjungan kali ini, tambah Satya, membahas beberapa hal pokok yakni Kerja Sama Kemaritiman dan Pembangunan Infrastruktur; Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan dan Investasi; Kerja Sama Hukum dan Keamanan; Kerja Sama Teknologi; Hubungan Antar Mayarakat; dan Kerja Sama Regional dan Global.

“Terkait dengan Hubungan Antar Masyarakat, kedua pihak menyepakati dan menyambut baik rencana pembentukan mekanisme diaolog bilateral hubungan antar masyarakat pada tingkat Menteri Koordinator sampai tingkat Wakil Perdana Menteri antara Indonesia dan RRT,” ujarnya.

Satya berharap melalui kerjasama bilateral, kedua negara dapat saling berkontribusi terhadap pengetahuan dan pemahaman yang sama antara Indonesia dan RRT.

“Entah itu melalui peningkatan kontak antara masyarakat kedua negara, menyediakan forum untuk bertukar informasi, mengidentifikasi tujuan dan strategi umum di bidang hubungan antarmasyarakat; dan mengidentifikasi peluang kerjasama berdasarkan kepentingan dan timbal balik yang saling menguntungkan,” harap Satya.(***)

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan