Dirut Jasa Marga : Jalan Tol yang Sudah Dioperasikan Mencapai 776,7 Km

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Direktur Utama Pt.Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Desi Arryani mengatakan sampai saat ini panjang jalan tol yang sudah dioperasikan mencapai 776,7 kilometer, sedangkan JSMR telah memegang konsesi atau hak kelola tol sepanjang 1.527 kilometer.
“Selama tahun 2018 ini  operasional yang dikelola JSMR sampai Agustus 2018 bertambah sepanjang 107,5 kilometer.Sisanya sampai bulan Desember 2018 atau akhir tahun sepanjang 200 kilometer lagi yang akan diresmikan,” katanya dalam acara media coffee morning di Kantor Pusat Jasa Marga di Jakarta, Kamis pagi (9/8/2018).
Dijelaskan lagi oleh Desi Arryani, dalam mendanai pembangunan jalan tol, Jasa Marga masih mengandalkan pinjaman perbankan , bond atau sukuk pada level korporat, project bond pada level proyek, sekuritisasi , dan equity fund raising.
Pembangunan erat hubungannya sama pendanaan karena syarat yang diberikan pasar modal ketat, sehingga di sinilah juga JSMR dituntut kreatif dalam pendanaan.
“Sekarang kami bersama perbankan senafas dalam pembangunan. Dulu utang bank turun kalau pembebasan tanah 70 persen, sekarang tidak berlaku. Semua semangat mengejar,” ucap Desi.
Ditambahkannya,  hingga akhir tahun ini, tol yang akan dioperasikan yakni Tol Batang-Semarang, Tol Salatiga-Kartasura, hingga Tol Nganjuk-Kertosono, sehingga tol JSMR yang dapat dinikmati masyarakat mencapai 1.000 km.
Kondisi Keuangan Tetap Sehat
Pada bagian lain Direktur Utama PT.Jasa Marga (Persero) Tbk Dessy Arryani mengatakan lagi pembangunan jalan tol akan terus dilakukan diberbagai daerah di Indonesia. Karena hal tersebut, banyak yang mempertanyakan kondisi keuangan dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tersebut karena dalam kurun waktu 4 tahun terakhir pembangunan jalan tolnya begitu masif dilakukan.
“Meskipun pembangunan jalan tol terus dilakukan, namun dipastikan kondisi keuangan perusahaan saat ini tetap sehat. Hal itu terlihat dari laporan keuangan dari perusahaan yang terus menunjukan tren positif.Saat perseroan membangun jalan tol yang sama juga ada beberapa jalan tol yang mulai bisa dioperasikan, sehingga pendapatan yang didapat juga semakin besar dan bisa menutupi biaya pembangunan,” ujarnya.

Pada semester I-2018 lalu saja, Jasa Marga mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,05 triliun atau tumbuh 2,90% dari periode yang sama tahun 2017. Laba bersih ini ditopang oleh mulai beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru.

Dari sisi pendapatan usaha di luar konstruksi tercatat sebesar Rp4,79 triliun atau meningkat 5,76% dari semester I-2017. Adapun kontribusi dari pendapatan tol senilai Rp4,34 triliun atau naik 8,91%.

(**/dari berbagai sumber/bro-3)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan