Berita KKR : Minta Kuasa Yesus Supaya Kita Berbakti Hari Sabat

Jakarta, BeritaRayaOnline,- 14-9-2018,-“Setan dan filosofi dunia menyatakan ada hari yang lain.Namun, pada malam ini, kita minta kuasa Yesus Kristus, supaya kita berbakti pada hari Sabat atau Sabtu.Itu bukan kata-kata dari saya, melainkan kata-kata dari Alkitab.Kita kembali berbakti pada hari Sabat, karena Yesus Kristus adalah Tuhan atas hari Sabat,” ujar Pdt.Johanis Ronny W, M.Min, Direktur Pemuda Advent Advent, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Uni Indonesia Kawasan Barat (UIKB) menutup khotbah atau ceramahnya pada acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Celebration Wilayah VII bertempat di Auditorium Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Otista, Jakarta Timur, Kamis malam (13/9/2018).

“Kita memang masih banyak menghadapi masalah, problema, dan pergumulan.Namun, kalau kita tetap setia kepada firman-Nya maka kita akan tetap diberkati Tuhan, termasuk tetap setia untuk menguduskan hari Sabat,” katanya lagi seraya mengutip Firman Tuhan dalam Yesaya 58:13-14.

Pada bagian awal dari khotbah berjudul “Ini yang Terbaik”, Pdt.Johanis Ronny W,M.Min menjelaskan mengapa satu minggu sama dengan tujuh hari.Bahkan Alkitab selama berabad-abad menyatakan satu minggu sama dengan tujuh hari seperti tertulis dalam Kejadian 2:1-3.

“Inilah siklus perputaran dunia yang telah diciptakan oleh Allah sendiri.Allah ingin memberitahukan kepada kita bahwa Allah yang menciptakan dunia ini, termasuk hari ketujuh.Teori evolusi sebetulnya merupakan suatu ‘penghinaan’ kepada diri kita sendiri,”ujarnya.

Pdt.Wenas lalu menyodokan Firman Tuhan dalam Keluaran 20:8-9, Sabat Tuhan Allah, Sabat milik Tuhan, dan Sabat Tuhan Allah diberikan kepada manusia.”Dalam Keluaran 20:11, Firman Tuhan jelas mengatakan mengapa ada hari ketujuh.Hari ketujuh sama dengan hari Sabat yakni 1) Allah berhenti menciptakan pada hari ketujuh, 2)Allah memberkati pada hari ketujuh, dan 3) Allah menguduskan hari ketujuh,”kilahnya.

Lalu, Pdt.Johanis Wenas pada KKR Celebration Wilayah VII ( terdiri dari jemaat Berea, Cawang, Cililitan, Jatinegara, Kayu Putih, Kalimalang, Rawamangun, Taman Harapan, Taman Harapan Jordan,cabang Babelan, cabang permata arafat, dan cabang pondok kasih) bertemakan “Kesetiaan Terhadap Firman-Nya” menguraikan tentang berbakti pada hari Sabat dan pengudusannya.

Pertama, zaman para nabi (Nehemia 13:19), kedua, zaman Yesus (Lukas 4:16), ketiga zaman para rasul (Kisah rasul 18:4),dan keempat , sampai dunia yang baru (Yesaya 66:22-23).

“Hari Sabat tetap dipelihara dari zaman para nabi, zaman Yesus, sampai zaman para rasul.Bahkan sampai dunia baru, seluruh umat Tuhan berbakti pada hari Sabat,” tegasnya.

Menjadi pertanyaan , menurut ‘kalender’ kita (dunia-red), sekarang ini yang manakah hari Sabat itu?Pada hari Paskah, Yesus mati (hari Jumat) adalah hari persiapan yaitu hari menjelang Sabat tertulis dalam Markus 15:42.Dan, setelah lewat hari Sabat (Markus 16:1), pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu (Markus 16:2).”Hari minggu dalam Alkitab disebutkan hari pertama.Alkitab telah menjawab dirinya sendiri.Dengan demikian hari Sabat adalah antara hari Jumat dan hari Minggu yaitu hari Sabtu.Hari Sabat diberikan untuk manusia seperti tertulis dalam Markus 2:27,” katanya seraya kembali menyodorkan Firman Tuhan dalam Yohanes 1:1-3,14.
Tuhan Yesus memberkati.

**Berita dan foto dilaporkan oleh : Lasman Simanjuntak/Ketua Jemaat GMAHK Jatinegara dan Seksi dokumentasi KKR Wilayah VII

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan